Agustus 18, 2008 oleh SEPRIADI
biarkan aku yang selalu pertama berbisik,
selamat pagi, terhadap hidupmu.
ketika ia terjaga dari lelap berjam di kemarin malam.
ketika ia risau berjam di kemarin malam.
ketika ia hampa berjam kehilangan pejam di kemarin malam.
ketika ia, tibatiba, tak berdaya membuangku dari ingatan,
meski padahal betapa ingatan itu berkali meremukkan.
biarkan aku yang pertama berbisik, selamat pagi,
terhadap hidupmu kekasihku.
sembari memunguti kepingankepingan derai airmata itu.
biarkan aku
unggun bagimu
diumpan Cinta
yang tak kenal henti nyala
di mata
di Duka
by: Timur Sinar Suprabana
Ditulis dalam Sajak Dan Puisi | Tidak ada komentar »
Agustus 15, 2008 oleh SEPRIADI
cinta
bidadari cahaya mata hatiku
malam ini
lagi bulan purnama
tapi
wajah mu terlihat buram oleh diriku
bayang mu tak lagi merona bagi diriku
mungkin purnama esok
tak akan ku tunggu lagi
/ padang agustus 2008
Ditulis dalam Sajak Dan Puisi | Tidak ada komentar »
Agustus 13, 2008 oleh SEPRIADI
cinta..
dalam diam dan hening
kadang ku merindukan mu juga
tapi bukan diriku..
hatiku yang tak kuasa menolak nya
ahh perasaan..
kadang tak bisa kompromi
dengan pikiran dan logika
kan ku coba bertahan
semampu ku bisa
aneh.
namun dalam hatiku
ku masih juga menyayangimu
suatu kasus yang rumit
ku ingin kita saling melupakan
tapi ku sendiri tak bisa
egois..
lebih egois lagi
bila kau tetap bersamaku
yang berarti ku menghalangi kebahagian mu
yang mungkin bukan dengan diriku
ku ingin
kau bahagia
dengan diriku..
atau..
tanpa diri ku..
mungkin itu lebih baik
bagi ku dan diri mu
padang, agustus 2008.
Ditulis dalam Motivasi, Opini, Sajak Dan Puisi, Tak Berkategori | Tidak ada komentar »
Agustus 13, 2008 oleh SEPRIADI
adakah gesek kan rebab
menyentak mimpi malam ku
atau
debur ombak dimalam hari
sebagai nyanyian tidur malamku
bisikkan aku
akan sebuah dendang pelipur lara
tentang sebuah cinta
yang belum juga pulang
atau sebuah cerita
tentang seorang anak
yang merengkuh dayung melawan ombak
ombak pesisir
jangan lah engkau hempaskan aku
dalam rindu
akan negeriku
dalam diam
tak ku heran kan
suara itu juga memanggil ku
padang, agustus 2008
Ditulis dalam Sajak Dan Puisi, Tak Berkategori | Tidak ada komentar »
Agustus 10, 2008 oleh SEPRIADI
dalam bayang-bayang
kita semua berlari
dan terus menggapai mimpi
roda-roda kereta senja
berputar dengan lelah
menggapai dengan peluit terakhir
sedang matahari
terus berputar pada orbit yang egois
seakan tak mau mengalah pada bulan
pada saat pagi
ingin ku jelang mimpi
dan bermimpi lagi
padang, 2008
Ditulis dalam Motivasi, Oase, Sajak Dan Puisi | Tidak ada komentar »
Agustus 8, 2008 oleh SEPRIADI
kemarin aku bertemu dengan seseorang
dia mengaku teman nya bidadari
dan
kubisikan pada dia
sampaikan pada teman mu itu
tolong jangan miscal atau sms aku lagi
nomor ku sudah ku ganti
sambil berlalu
kusibak kan rambut pendekku
seperti dalam film-film
lalu hilang dalam kabut malam
/*padang, minggu I 2008
Ditulis dalam Sajak Dan Puisi, Tak Berkategori | Tidak ada komentar »
Agustus 5, 2008 oleh SEPRIADI
bunga-bunga
dimana kah engkau akan memilih gugur
di balik rumpunmu
aku masih melihat bayang mu
apa musafir tak juga lelah dalam bayang mu
dalam diam ingin ku ambil kuncup mu
walau sedikit layu
kan ku simpan dalam jambangan kaca
bila musim semi datang
kan ku kenang
kau pernah ada
Ditulis dalam Sajak Dan Puisi | Tidak ada komentar »
Juli 31, 2008 oleh SEPRIADI
bagiku hidup adalah sebuah pilihan
walau kadang pilihan itu hasil nya ga sesuai dengan apa yang kita harap kan.
tapi itulah harga yang harus aku bayar
untuk nilai pilihan yang aku ambil.
meninggalkan dan di tinggalkan sama saja
sekarang ato besok,
tetap saja nama nya perpisahan
walau menyakitkan.
hanya satu yang belum bisa ku jawab atas kasus ini
apakah ini sebuah akhir..?
atau sebuah awal yang lebih baru dengan nya..?
tapi aku belum juga berani untuk menanyakan nya…
maaf.. beban ku terlalu berat….
dan ku ga sanggup melihat mu menangis..
Ditulis dalam Sajak Dan Puisi | Tidak ada komentar »